PROPOSAL BUSINESS PLAN


                                                PANGKAS BANG ZAY




 

 

 

 

 

 

 

DISUSUN OLEH :

 

 

Nama   : Arlius Zai

Nim     :232201045

Kelas   : SB3

M.K.    : Kewirausahaan

 

 

 

UNIVERSITAS NIAS

FAKULTAS EKONOMI

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

TAHUN 2024/2025

 

 

I. PANGKAS BANG ZAY

II. Ringkasan Eksekutif

a.    Nama Tim

         Nama: Arlius zai

b.    Kontak Tim:

         Email: arliuszai40gmail.com

         Nomor Telepon: 082310539886

c.    Ide Bisnis

         Deskripsi singkat ide bisnis.

Dapat berfokus pada penyediaan layanan potong rambut, cukur dan perawatan pria dengan kualitas tinggi. Selain layanan tambahan seperti perawatan wajah, pemijatan kulit kepala, serta styling rambut sesuai tren, contohnya, mullet, underkat, cepmek. Bisnis ini juga dapat memanfaatkan pemasaran digital dan system pemesananan online untuk kemudahan pelanggan.

         Latar belakang dan alasan mengapa ide ini penting.

Ide mengenai pangkas rambut memiliki latar belakang dan alasan yang cukup relevan dalam berbagai aspek, baik itu dari segi kesehatan, estetika, hingga psikologi. Berikut adalah beberapa latar belakang dan alasan mengapa pemangkasan rambut penting:

1.      Kesehatan Rambut

2.      Pertumbuhan Rambut yang Lebih Baik

3.      Estetika dan Penampilan Diri

4.      Pengaturan Gaya dan Tren Mode

5.      Kebersihan dan Kenyamanan

6.      Meningkatkan Kesehatan Kulit Kepala

Secara keseluruhan, pemangkasan rambut tidak hanya berfungsi untuk menjaga kesehatan rambut itu sendiri, tetapi juga berdampak pada penampilan, kenyamanan, dan kebersihan seseorang. Itulah sebabnya alasan pemangkasan rambut sangat penting, baik dalam konteks perawatan diri, penampilan, maupun kesehatan rambut.

d.   Gambaran Bisnis

         Jenis bisnis (produk atau jasa).

Pangkas rambut, perawatan wajah, pemijatan kulit kepala, serta styling rambut

         Tujuan bisnis jangka pendek dan jangka panjang.

         Tujuan Bisnis Pangkas Rambut Jangka Pendek

Meningkatkan Pendapatan dan Laba Segera

Dalam jangka pendek, tujuan utama bisnis pangkas rambut adalah menghasilkan pendapatan yang stabil dengan menarik pelanggan reguler.

1.    Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Memberikan layanan yang cepat dan berkualitas untuk memastikan pelanggan puas dan kembali lagi.

2.    Membangun Reputasi Lokal Menciptakan kesadaran merek di komunitas local

3.    Meningkatkan Jumlah Pelanggan Menarik pelanggan baru melalui promosi, diskon, atau program loyalitas dalam waktu singkat untuk meningkatkan volume kunjungan dan pendapatan.

e.    Kebutuhan Dana

         Jumlah dana yang dibutuhkan :  10-15  juta

         Penggunaan dana (bagaimana dana akan digunakan).

1. alat cukur 700.000

2. kursi pangkas  7.000.000

3. kaca (cermin)  2.000.000

4. Handuk  500.000

5. Meja 500.000

6. Alat-alat lainnya 500.000

7. Tempat usaha (milik sendiri)

 

III. Latar Belakang

a.    Analisis Pasar

         Penjelasan pasar target

Target pasar dalam bisnis pangkas rambut merujuk pada kelompok konsumen tertentu yang menjadi fokus utama dari layanan yang ditawarkan oleh usaha. Dalam mengidentifikasi target pasar, kita sebagai pemilik usaha harus mempertimbangkan karakteristik demografi, psikografi, serta kebutuhan atau preferensi dari konsumen yang ingin dilayani. Menentukan target pasar dalam bisnis pangkas rambut adalah langkah yang krusial untuk mengarahkan strategi pemasaran, layanan, dan penetapan harga. Pemahaman yang baik tentang siapa pelanggan yang ingin dilayani (berdasarkan demografi, lokasi, gaya hidup, dan preferensi) akan membantu bisnis pangkas rambut untuk berkembang dengan lebih efektif dan memberikan layanan yang lebih terfokus.

         Analisis kompetitor

Dengan melakukan analisis kompetitor,kita sebagai pemilik usaha pangkas rambut dapat mengidentifikasi peluang dan tantangan yang ada serta merumuskan strategi yang lebih efektif untuk bersaing.salah satunya mengetahui siapa saja pesaing yang ada di sekitar lokasi usaha pangkas rambut Anda.

         Tren pasar dan peluang

Tren pasar dan peluang dalam bisnis pangkas rambut ini berkembang seiring dengan perubahan gaya hidup, preferensi konsumen, serta perkembangan teknologi. Tren pasar dan peluang dalam bisnis pangkas rambut sangat bergantung pada kemampuan untuk beradaptasi dengan kebutuhan konsumen yang terus berkembang. Menawarkan layanan yang lebih lengkap, nyaman, dan inovatif, serta memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, dapat membantu bisnis pangkas rambut untuk berkembang dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif Dan selalu mengikuti tren.

b.    Model Bisnis

         Model bisnis yang diusulkan.

potong rambut, cukur, layanan tambahan seperti perawatan wajah, pemijatan kulit kepala, serta styling rambut

         Rencana penghasilan dan profitabilitas.

Menentukan Sumber Penghasilan

Usaha pangkas rambut dapat menghasilkan pendapatan dari berbagai sumber, seperti:

1.      Dalam Layanan Pangkas Rambut: Pendapatan utama berasal dari biaya yang dikenakan untuk setiap potongan rambut. Misalnya, harga potong rambut pria, wanita, atau anak-anak yang berbeda-beda.

2.      Layanan Tambahan:

Pewarnaan Rambut: Menyediakan layanan pewarnaan atau highlights dengan harga tambahan.

Perawatan Rambut: Layanan seperti hair spa, perawatan keratin, atau masker rambut.

Pencukuran Jenggot atau Kumis: Untuk barbershop yang melayani pria, pencukuran jenggot atau kumis bisa menjadi sumber pendapatan tambahan.

Ø  Potong rambut pria: Rp 15.000 – Rp 20.000

Ø  Perawatan rambut: Rp 30.000 – Rp 35.000

Ø  Pewarnaan rambut: Rp 25.000 – Rp 30.000

 

IV. Rencana Operasional

a.    Tim Manajemen

         Profil anggota tim (pengalaman, kualifikasi).

Profil Anggota Tim Tim manajemen yang solid sangat penting untuk menjalankan bisnis pangkas rambut secara efisien.

         Pembagian tugas dan tanggung jawab.

Pemilik/Pengelola Bisnis:Menentukan arah dan visi bisnis

Mengelola keuangan dan anggaran

Menyusun dan memonitor strategi pemasaran

Menjaga hubungan dengan mitra bisnis atau pemasok produk

Mengatur ekspansi atau cabang baru jika diperlukan

b.    Proses Produksi/Operasi

         Bagaimana produk atau jasa akan diproduksi/dilayani.

Reservasi dan Penyambutan Pelanggan:

Pelanggan dapat membuat janji temu melalui telepon, atau langsung datang ke pangkas. Setelah pelanggan tiba, kita akan menyambut mereka, memverifikasi janji temu, dan mengarahkan mereka ke tempat duduk antrian.

         Rencana produksi atau layanan.

Waktu Layanan:

Waktu untuk setiap layanan akan bervariasi berdasarkan jenis layanan yang dipilih. Potongan rambut standar bisa memakan waktu 20 menit, sementara layanan pewarnaan atau perawatan rambut lainnya bisa memakan waktu 40 menit.

V. Rencana Pemasaran

a.    Strategi Pemasaran

         Rencana pemasaran dan promosi.

Pemasaran yang efektif untuk bisnis pangkas rambut melibatkan berbagai strategi untuk meningkatkan kesadaran merek, menarik pelanggan baru, dan mempertahankan pelanggan lama

         Segmentasi pasar dan target pelanggan.

Segmentasi pasar dalam bisnis pangkas rambut biasanya berdasarkan demografi, psikografi, dan perilaku konsumen. ada beberapa segmen pasar yang bisa menjadi target pelanggan:

1.      Pria Profesional: Layanan potong rambut pria dengan gaya modern dan profesional yang sering mencari tempat nyaman dan cepat untuk memperbaiki penampilan mereka. Biasanya, mereka menginginkan hasil yang rapi dan gaya rambut yang sesuai untuk lingkungan kerja.

2.      Promosi Pembukaan: Untuk menarik pelanggan pada pembukaan usaha, tawarkan potongan harga atau paket spesial. Contohnya, potongan harga 20% untuk pelanggan pertama atau paket keluarga dengan harga diskon untuk 10 orang.

 

b.    Distribusi dan Penjualan

         Rencana penjualan dan distribusi.

1.      Rencana Distribusi Layanan Langsung di Tempat: Layanan pangkas rambut biasanya dilakukan di tempat (salon atau barbershop), sehingga distribusi produk atau layanan lebih mengutamakan kunjungan langsung oleh pelanggan ke lokasi usaha.

2.      Sistem Pembayaran yang Mudah: Memastikan adanya sistem pembayaran yang mudah dan cepat, baik melalui pembayaran tunai, dan dana.

VI. Rencana Keuangan

a.    Proyeksi Keuangan

         Proyeksi pendapatan, biaya, dan laba/rugi.

Untuk merancang proyeksi keuangan bisnis pangkas rambut, kita akan melihat estimasi pendapatan berdasarkan layanan yang diberikan, biaya operasional yang perlu dikeluarkan, serta laba atau rugi yang dihasilkan.

1.      Proyeksi Pendapatan

Pendapatan bisnis pangkas rambut umumnya berasal dari layanan yang diberikan kepada pelanggan, seperti potong rambut, perawatan rambut, pewarnaan, dan produk tambahan

2.      Proyeksi pendapatan pangkas rambut berdasarkan estimasi jumlah pelanggan yang datang dan harga rata-rata yang dibelanjakan per pelanggan. Sebagai contoh, dengan 20 pelanggan per hari yang menghabiskan Rp 20.000, pendapatan bulanan dapat diperkirakan Rp 12.000.000.

         Rencana arus kas.

Arus Kas Masuk:Pendapatan dari layanan pangkas, secara langsung di tempat.

Arus Kas Keluar:Pembayaran biaya listrikl, pembelian bahan habis pakai

b.    Kebutuhan Keuangan

         Kebutuhan modal awal.

Untuk memulai usaha pangkas rambut, diperlukan beberapa modal awal yang mencakup pembelian alat, sewa tempat, serta renovasi untuk menciptakan suasana yang nyaman. Berikut rincian kebutuhan modal awal yang umum:

 

Pembelian Peralatan:

 

Kursi barbershop

 

Cermin besar

 

Mesin cukur rambut

 

Gunting, sisir, pisau cukur

 

Hair dryer

 

Alat sterilisasi

 

 

Perlengkapan Pendukung:

 

Handuk, cape (penutup tubuh),

Produk perawatan rambut ( minyak rambut)

Alat pembersih (sapu, penyedot debu kecil, dll.)

Renovasi dan Dekorasi:

Pengecatan atau dekorasi ruangan

Instalasi listrik tambahan untuk peralatan

         Rencana pembiayaan.

Sumber pembiayaan yang dapat dipertimbangkan untuk usaha pangkas rambut ini antara lain:

Modal Pribadi: Menggunakan dana pribadi untuk memulai usaha, sehingga tidak menimbulkan beban utang.

VII. Risiko dan Manajemen Risiko

a.    Identifikasi Risiko

         Risiko yang mungkin dihadapi bisnis.

Risiko Persaingan: Munculnya pangkas baru dengan harga lebih murah atau layanan yang lebih inovatif dapat mengurangi pangsa pasar.

         Penilaian risiko.

risiko kerusakan alat mungkin lebih tinggi dan memiliki dampak signifikan terhadap operasional, sementara risiko persaingan bisa terjadi dalam jangka panjang tetapi berdampak pada pendapatan.

b.    Strategi Manajemen Risiko

         Langkah-langkah untuk mengatasi atau mengurangi risiko.

Diversifikasi Layanan: Menawarkan layanan tambahan selain pemotongan rambut, seperti cukur jenggot, perawatan rambut, atau layanan pemijatan, untuk menarik lebih banyak pelanggan dan mengurangi dampak fluktuasi pendapatan.

         Rencana darurat.

Pencadangan Alat dan Peralatan: Memiliki alat cadangan yang dapat digunakan jika alat utama rusak untuk menjaga kelancaran operasional.

VIII. Kebijakan Keberlanjutan (Sustainability)

a.    Keberlanjutan Bisnis

         Upaya untuk menjaga keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Menggunakan produk perawatan rambut yang ramah lingkungan, seperti produk yang bebas dari bahan kimia berbahaya dan memiliki kemasan yang dapat didaur ulang.

 

Mengurangi limbah dengan mendaur ulang atau mendonasikan peralatan yang sudah tidak terpakai, serta menggunakan handuk atau kain yang dapat dicuci ulang dibandingkan bahan sekali pakai.

b.    Dampak Sosial

         Dampak positif terhadap masyarakat dan komunitas.

Menjalankan program potong rambut gratis atau diskon bagi masyarakat yang membutuhkan, seperti lansia, anak-anak, atau kaum dhuafa.

 

Menyediakan layanan dalam suasana inklusif dan nyaman bagi semua lapisan masyarakat, serta berkontribusi dalam kegiatan sosial di komunitas sekitar.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERENCANAAN SDM

KEBUTUHAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA UMKM “KOPI NUSANTARA”

Usaha Tukang Pangkas Rambut